Rabu, 21 Maret 2012

USUT KASUS KPL


Kredit peduli lebak (KPL) macet
Semua pemerintah membicarakan tentang percepatan pembangunan, tapi semuanya tidak diimbangi dengan pelaksanaan karna buktinya sampai saat ini lebak masih tetap seperti ini.
Terlebih pemerintah yang berbicara tentang percepatan pembangunan tapi pemerintah pula yang merusak harapan masyarakat lebak, lebak tidak akan maju jika memang keadaannya masih seperti ini, yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.
Pada tahun 2006 pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang diambil dari APBD kabupaten lebak tujuannya untuk mensejahtrakan masyarakat, akan tetapi anggaran yang disalurkan ke 4 SKPD itu justru sampai saat ini MACET dan hanya ada beberapa prsen saja yang masuk ke kas daerah. 4 SKPD diantaranya DINas PERTANIAN 2,6 m yang yang kembali Cuma 876 juta, ke dinas kelautan dan perikanan (DKP) Sebesar 212 juta yang kembali 117, dinas peternakan (DISNAK) 628 juta yang kembali yang kembali 217 juta. Sehingga ini menjadi sebuah kekhawatiran bagi kita selaku mahasiswa.
Oleh karna itu ELEMEN MAHASISWA BERSATU UNTUK BANTEN (EMBUN) menuntut kepada KEJARI Rangkasbitung
1.       Mengusut tuntas kredit peduli lebak yang macet
2.       Adili koruptor seadil adilnya
3.       Berikan kami penjelasan terkait kasus tersebut, sehingga ada transparansi buat seluruh mahasiswa.
Kami menganggap bahwa KEJARI lebak MATI> dan kami melakukan pengajian yasin bukti bahwa KEJARI lebak telah matiiiiiiiiiiii.


RANGKASBITUNG 22 MARET 2012
TTD KORLAP AKSI


ERIK RIANTO

1 komentar:

  1. maap mba, mau usul boleh....
    tolong dong tulisanya, saya gak kebaca loh

    BalasHapus